LUPUS Tercinta!
Nama penyakit ya?
Bukan! Itu kesayanganku yang doyan makan permen karet dengan jambul Duran-duran yang norak itu! Hehehehe…
Udah 20 tahun ya? Senangnya waktu Reuni di Bentara Budaya Jakarta tanggal 28 Juli lalu.
Ternyata aku masih bisa tertawa. Ternyata hidupku masih penuh warna (gak melulu hitam gituh!)
Twengkyuh buat mas Hilman yang bisa berimajinasi dengan karya Lupusnya. Buat bang Boim dan bang Gusur yang norak. Buat mas Wedha dengan siluet Lupusnya.
Berjuta terima kasih ya!