Apakah Indah?
Apakah indah?
Kematian itu bagaimana rasanya? Bukan…Bukan kematian jiwa raga yang biasa terjadi…
Kita masih hidup. Masih bisa bernafas. Namun jiwa yang hampa. Bukankah itu kematian juga?
Melihat pasangan kita menderita, melihat anak kita sakit, kelaparan, kedinginan. Tapi kita hidup! Kematian macam apa itu?
Dijauhi kerabat. Dimusuhi handai taulan. Dihina saudara. Kurasa itu bentuk kematian juga.
Saat iman kita terpuruk…Jatuh ke dasar jurang. Tak ada yang mampu (tak mau?) menolong. Berdarah-darah berusaha naik ke permukaan. Sulit bernafas. Mimpi buruk! Semakin berusaha naik, ratusan batu menimpa kepala dan terjatuh lagi.
Apakah kematian itu indah? Melihat anak menangis, melihat pasangan menatap langit dengan pandangan kosong, gemetar mengingat mati yang sesungguhnya.
Aku tak bisa tahu….Apakah Allah masih berada di hatiku..atau perlahan menghilang? Adakah yang bisa menolongku? Meraih tanganku untuk keluar dari jurang? Meminta Allah agar tak meninggalkanku?
Aku mau mati Khusnul Khatimah.
Tapi sebelum itu, aku bertanya pada semua: Apakah mati itu Indah?